Saturday, October 17, 2020

Senja Penawar

google.com

Senjaku di guyur hujan

Senjaku berteman rintik dan awan hitam

Aroma tanah singgah 

Berhembuslah kisahku kala itu


Senjaku dingin menusuk 

Tatkala kehangatan hanya harapan

Ku saksikan disana, di balik kaca jendela

Pohon-pohon bergerak searah tiupan angin. 


Senjaku seperti itu

Seperti gelap tak berpindar 

Menyimpan luka tak terjabarkan

Namun aku menyadari satu hal 

Dia sejatinya memberi penawar. 


No comments:

Post a Comment