Monday, February 15, 2021

 

kecerdasan-majemuk


Semakin hari,  orangtua semakin dihadapkan pada beragam tantangan dalam memberikan pendidikan terbaik bagi putra dan putrinya. Disamping itu muncul pula harapan-harapan agar sang anak senantiasa memperlihatkan hal-hal yang menjadi harapan orang tuanya. Pertanyaan, apakah orangtua sudah memberikan pendidikan yang sesuai  dengan kemampuan anak tanpa  hanya mengedepankan terkait pencapain apa yang mereka dapat lakukan?.  Dalam hal ini, tentu sebagai madrasah pertama bagi mereka orangtua juga perlu memiliki banyak referensi supayar tidak keliru dalam memberikan pendidikan, agar pendidikan tersebut  sesuai dengan kebutuhan mereka. Salah satu langkah awal  yang dapat dilakukan orangtua adalah dengan mengetahui kecerdasan apa yang paling dominan dimiliki oleh anak kita. Hadirnya teori kecerdasan majemuk, menjadi salah satu gerbang bagi para bunda khususnya, untuk menemukan apa kecerdasan yang paling dominan ada pada anak bunda.

Penting nggak sih bunda tau tentang Kecerdasan Majemuk (Multiple Inteligences)?.  Jawabannya ada pada bunda sendiri, seberapa penting bunda merasa perlu memberikan pendidikan terbaik bagi putra dan putri bunda. Pernah nggak bunda merasa anaknya perlu effort yang luar biasa untuk mempelajari suatu bidang?, misal ketika bunda tengah mengajari anak membaca atau berhitung. Atau bunda sempat berfikir anaknya nggak cerdas?, wahhh ini yang bahaya.


Percaya atau tidak, di sadari atau tidak, pada hakikatnya semua anak itu cerdas.  Maka tidak ada alasan untuk mengatakan hingga men jugde bahwa seorang anak  bodoh  hanya karena dia tidak terlihat menonjol dalam  satu atau beberapa bidang  akademik.

Bergelut di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini, membuat saya berhadapan langsung dengan beberapa  orangtua yang masing-masing memiliki cara pandang berbeda dalam menilai anak-anaknya. Tak jarang saya menemukan seorang ibu yang seperti  merasa tidak bersalah saat membandingkan anaknya dengan anak orang lain. Padahal jangankan dengan anak orang lain, dengan saudara kandungnya sendiri pun seorang individu yang satu dengan yang lain tentu akan berbeda.

Anak kembar, tumbuh bersama sedari kandungan dengan satu aliran darah, terlahir dari rahim  yang sama akan memiliki karakter  berbeda. Apalagi anak kita dengan anak orang lain kan?”, STOP membanding-bandingkan anak ya mom, (pake emot gemessssss). Harus mulai kita sadari bahwa semua anak cerdas dan unik, masing-masing memiliki karakteristik dan keunggulan dalam bidang yang berbeda.

Tidak unggul dalam bidang akademik, bukan berarti seorang anak tidak cerdas. Seperti yang saya katakana di awal, ada 9 jenis kecerdasan yang akan membuat kita sadar bahwa setiap manusia memiliki potensi yang tidak harus di sama ratakan berdasarkan penilaian terhadap kemampuan akademiknya. Dunia Pendidikan Anak Usia Dini akan sangat familiar dengan istilah Kecerdasan Majemuk atau Multiple Intelegen yang membahas detil perihal apa saja ke sembilan jenis kecerdasan tersebut. Hingga bagaimana cara mengetahui seorang anak lebih dominan terhadap jenis kecerdasan yang mana dari sembilan kecerdasan yang ada. 


Kecerdasan majemuk

Lalu Apa Kecerdasan Majemuk Itu 

Bicara soal kecerdasan, dilihat dari beberapa pendekatan ada banyak definisi yang dapat menjelaskan apa sesungguhnya kecerdasan itu. Sering kali kecerdasan di salah artikan serta menitik bertkannya pada kemampuan seseorang dalam menguasai bidang bidang akademik saja. Padahal kecerdasan sendiri mencakup seluruh kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah-masalahnya.

Teori Multiple Intelligences di kemukakan dan dikembangkan oleh seorang ahli pendidikan dari Harvard University bernama Howard Gardner . Menurutnya kecerdasan majemuk merupakan kemampuan yang dapat dilihat dari tiga komponen diantaranya, kemampuan untuk menyelesaikan masalah, kemampuan menghasilkan persoalan baru untuk diselesaika serta kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang kemudian akan menimbulkan penghargaan dalam budaya seseorang. 

 

Macam-macam Kecerdasan Majemuk

Kecerdasan majemuk

1.     Kecerdasan Verbal-linguistik

Jika seseorang peka terhadap bunyi struktur, fungsi,makna, kata dan bahasa, mungkin dia memiliki kecerdasan Verbal-Linguistik. Karena kecerdasan ini dapat ditunjukkan dengan ciri-ciri tersebut. Sebagai contoh seseorang mudah berkomunikasi lisan maupun tulisan secara efektif, senang membuat lelucon, senang bercerita atau menulis cerita, memilki banyak kosakata, mudah mempelajari bahasa asing, tepat dalam tata bahasa.

Pilihan profesi bagi seorang dengan kecerdasan verbal linguistil diantaranya adalah menjadi penulis, penyair, pembawa acara, penyiar radio, jurnalis, pengacara, guru, editor, penerjemah dll.

2.     Kecerdasan Logis Matematis

Agar mudah mengingatnya kecerdasan ini juga disebut sebagai kecerdasan angka. Kecerdasan ini ditandai dengan kepekaan seseorang dalam  berhitung, menganalisa hitungan-hitungan, memperkirakan, memprediksi, berfikir abstrak. Menyukai sesuatu yang perlu pemecahan masalah, bahkan ketika seseorang tersebut senang bermain games dia akan cenderung memilih permainan yang penuh dengan strategi.

Pilihan profesi bagi mereka dengan kecerdasan logis matematis diantaranya, ilmuan, akuntan, programmer, ahli forensic, ahli tata kota, astronom, dll

3.     Kecerdasan Visual-Spasial 

Kecerdasan ini berhubungan dengan sesuatu yang dapat dilihat seseorang secara visual. Ditandai dengan kepekaannya dalam memahami dunia visual-spasial secara akurat. Mereka menyukai aktifitas seperti membuat dan membaca  chart, peta, membuat bentuk patung, menggambar,melukis, dan dapat secara detil membayangan benda-benda.

Pilihan profesi bagi mereka dengan kecerdasan visual-spasial diantaranya menjadi arsitek, pelukis insinyur, fotografer, desainer, dll.

4.     Kecerdasan Musikal 

Seperti namanya, kecerdasan ini menitik beratkan kemampuan seseorang dalam bidang musik. Ditandai dengan kemampuan mengapresiasi irama, mengapresiasi bentuk-bentuk ekspresi musikal. Mereka dengan kecerdasan musikal sangat menyukai dan efektif dalam hal bernyanyi, bermain alat musik, menciptakan irama-irama baru, serta mengarang melodi dan lirik.

Pilihan profesi untuk mereka dengan kecerdasan musikal diantaranya adalah menjadi penyanyi, pencipta lagu, konduktor, musisi, dll.

5.  5.     Kecerdasan Kinestetik 

Ditandai dengan kepekaan seseorang dalam mengoptimalkan gerak tubuhnya. Mereka senang dengan aktifitas seperti menari dan menciptakan gerakan-gerakan tari, senang melakukan koordinasi gerak tangan dan mata, mengespresikan sesuatu dengan mimik dan gaya, serta terampil dalam motorik halus.

Pilihan profesi bagi mereka dengan kecerdasan kinestetik diantaranya menjadi penari, instruktur senam, koreografer, atlit,dll.

 6.     Kecerdasan Interpersonal 

Ditandai dengan kemampuan merespon suasana hati serta keinginan orang lain. Mereka dengan kecerdasan ini cenderung menyukai aktifitas seperti mengasuh dan mendidik orang lain, bersimpati, berkomunikasi, mengorganisasikan kelompok, melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang dan handal saat dihadapkan pada sebuah kerjasama tim.

Piliha profesi bagi seorang dengan kecerdasan interpersonal diantaranya adalah menjadi guru, psikolog, psikiater, guru dll. 

7   7.     Kecerdasan Naturalis

Adalah kecerdasan yang dapat terlihat dengan ketertarikan  seseorang terhadap hewan dan tumbuhan, senang menggklasifikasi flora dan fauna hingga mengoleksinya, melihat apa yang terjadi di alam secara detil, menyayangi binatang atau tumbuhan dan memahami ketergantungan pada lingkungan.

Pilihan profesi bagi mereka diantaranya adalah menjadi ilmuan, insinyur pertanian,

8.     8.     Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan ini berkaitan dengan diri dari setiap pribadi itu sendiri, ditandai dengan kemampuan seseorang memahami diri dan perasaannya sendiri, mampu membedakan emosi, serta mengetahui kelebihan dan kelemahannya sendiri. Mereka dengan kecerdasan ini suka merenung, menyendiri, dan berfikir. Mudah mengontrol dan mengelola perasaan juga sering melakukan introspeksi terhadap apa yang telah ia lakukan.

Pilihan profesi bagi mereka salah satunya adalah dengan menjadi konselor atau teolog.

9    9.     Kecerdasan Eksistensial

Ditandai dengan kemampuan berfikir seseorang terkait hal-halbersifat hakiki. Seperti kehidupan-kematian, kebaikan-kejahatan. Mereka dengan kecerdasan ini cenderung mempertanyakan tentang hakikah kehidupan, mencari inti dari setiap masalah yang di hadapi serta merenungkan setiap peristiwa yang dialaminya. Pilihan profesi bagi mereka yang memiliki kecerdasan ini salah satunya menjadi seorang filsuf atau ahli filsafat.

Nah…… itu dia bun 9 kecerdasan versi Gardner yang dikenal dengan kecerdasan majemuk (Multiple Intellegences). Dengan mengenal dan memahami setiap karakter dari kecerdasan tersebut setidaknya bunda akan berusaha menghindari melakukan penghakiman kepadanya anak, ketika si anak tidak dapat melakukan apa yang kita harapkan. Sejatinya yang perlu kita yakini adalah bahwa semua anak cerdas. Kalau tau begini rasanya menjadi penting bagi kita untuk mempelajari terkait 9 kecerdasan majemuk, bukankah begitu bun??.

 

               

               

               

 

 

 

               

1 Comments:

Wah banyak juga ya kecerdasan terimakasih

REPLY

Widya Bahri . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates