Monday, April 6, 2020

Pic from Pinterest


                Karena terkadang tidak banyak orang yang mampu memahami lebih diri kita kecuali orang tersebut memiliki  pola karakter dan kebiasaan yang hampir sama dengan apa yang kita sering lakukan. Dan kamu tentu tahu kan, seasik apa kalau ketemu orang punya hobby dan kebiasaan yang sama dengan kita?. Kita akan merasa menemukan orang yang mampu memahami apa yang menjadi pola pemikiran kita ketika mamandang sesuatu hal.

                Seperti kemarin, tiba-tiba ketika saya mengomentari sebuah postingan bu Novi, teman di komunitas kepenulisan yang saya kenal sekitar hampir dua tahun lalu. Postingan tesebut berisi tumpukan buku karya penulis  produktif Asma Nadia, dimana saya selalu merasa excited dengan itu. Tidak hanya karena itu adalah tumpukan buku karya penulis favorit saya tapi karena gambar itu adalah tumpukan buku yang selalu membuat saya merasa bahagia karenanya.

                Dari mengomentari postingan tersebut kita  berbincang singkat tentang bagaimana proses dan cara mencintai buku dan menulis. Ternyata eh ternyata kita sama-sama memiliki kebiasaan serupa yaitu bukan tipikal pembaca yang mampu berlama-lama membaca. Kita hobby koleksi buku tapi banyak buku-yang kita beli belum kita baca secara utuh dan yang terparah aku sendiri malah punya buku yang sama sekali belum pernah di buka alias masih rapi terbungkus plastik.

                Kita senang menyusun buku sesuai ukurannya, dari yang paling besar hingga yang terkecil. Dan dari obrolan singkat via whatsapp itu, akhirnya juga sama-sama tahu bahwa kita adalah si melankolis yang memiliki cukup banyak kesamaan.

                Apa esensi dari tulisan ini?. Adalah tentang bagaimana saya menemukan fakta baru mengenai sebuah ungkapan seorang teman, bahwa hidup ini seperti magnet. Kita akan menarik sesuatu atau seseorang dengan ketertarikan dan lingkungan yang serupa untuk mendekat.

                Seperti hal nya saya denga bu Novi, atas izin Allah dipertemukan dengan kondisi memiliki ketertarikan, kebiasaan dan hobby yang sama terhadap sesuatu. Dan saya banyak belajar hingga faham betapa pentingnya memiliki serta memilih sebuah ketertarikan terhadap Sesuatu dan menemukan lingkungan yang mengarahkan kita pada hal tersebut, agar kita semakin banyak belajar dan mempelajari secara langsung konsep-konsep kehidupan.

                Ketertarikan itu bisa di pilih dan di tentukan sendiri kok. Faktanya dulu saya sama sekali tidak tertarik terhadap buku, tidak suka sekali membaca dan nyaris tidak pernah, apalagi menulis seperti saat ini. Tapi saya berusaha masuk pada dunia ini dan membangun ketertarikan yang pada akhirnya mempertemukan saya dengan banyak hal luar biasa termasuk di dalamnya seorang teman melankolis.
               
               
               


1 Comments:

Yuk pelukan.. tahan sampai corono selesai hahaha... Berasa menemukan adik... Tetap semangat untuk kita si melankolis

REPLY

Widya Bahri . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates