Wednesday, April 29, 2020

Mendaki gunung lewati lembah, tanpa tersesat karena terlalu menikmati perjalanan. Sampai ku di padang rumput yang entah dimana ini, tak pernah ku lihat sebelumnya. Indah dan sejuk saat ku hela nafas. .

Tiba-tiba perhatianku tertuju pada sebuah sungai di tengah hamparan Padang rumput ini, indah sekali. Sungai dengan aliran air yang tak seperti biasanya. Warnanya merah, tapi tidak membuatku takut. Ya..... Itu bukan darah, aromanya terlalu wangi untuk sebuah darah. .

Seperti aroma buah stroberi yang segar. Warna merah yang tampak pun bening dan membuatku menelan ludah membayangkan kesegarannya, jika ku minum mungkin akan  terasa manis. Inikah surga yang menawarkan segala yang tidak ada di bumi?. .

Ku hampiri sungai itu dan akan ku coba nikmati kesegaran yang telah memenuhi seisi kepalaku. Semakin dekat semakin bersemangat. Sampai ku di tepian sungai dan hendak ku sentuh aliran air nya. Tapi ku dengar suara yang entah dari mana. "Bangun Wi,  apa puasa mu di gunakan untuk memperbanyak kwantitas tidur?".

Seketika terdengar keras  suara pintu yang tertutup. Kakakaku sengaja membangunkan tidur yang indah di tengah dahaga ini, sebelum sempat ku nikmati aliran sungai seperti yang ku lihat di mimpi. ..

Ah...... Aku menyesal menonton tv dan melihat iklan minuman itu sebelum tertidur. Masih beberapa jam menuju berbuka dan bersabarlah wahai diri.

#rwcodop2020 #onedayonepost
#rwcday1 #ramadhan2020

Widya Bahri . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates