Sunday, October 16, 2016

1 oktober 2006, sebagai saksi kepiluan seorang kartini di rumah kami. Di sudut ruang ia menyaksikan kekasih hati terbaring menjemput kedamaian. Tak lagi ada tangis, semua mengering dalam bayang bayang masa depan tanpa kehadiran sosok dihadapannya. Menjalani kehidupan dengan separuh kekosongan dalam jiwanya. Tak ada lagi tangan yang meringankan bebannya, tak ada lagi yang mengundang kemarahan ketika sosok dihadapannya melakukan kesalahan. Tak ada lagi yang menerima sajian secangkir kopi selepas sosok itu meninggalkan sepetak sawah garapannya. Hilang semua dalam kenangan, menyisakan luka dan kepiluan.
Tapi kita tahu, kepiluan itu hanya menjadi rahasia. Kepiluan yang selalu berusaha ia balut dengan kekuatan dan harapan besar.
Kepiluan yang tersembunyi dibalik mimpi mimpi terbaik yang ia sampaikan melalui kata dan do'a bagi kami kelima putrinya.
Dia nyaris sempurna...
Selepas Abah berpulang dan mulai melewati fase fase kehidupan baru. Ia semakin tumbuh menjadi pribadi yang bijak dan mengagumkan bagi kelima putrinya. Super mother yang selalu memposisikan dirinya sebagai pendengar yang baik, penasehat yang bijak, dan penebar Kasih yang tak pernah pilih Kasih. Dia nyaris sempurna dalam kesederhanaannya.
Hingga 10 tahun berlalu. Setelah perjuangan bertahan dalam kekuatan yang membalut pilu. Setelah berhasil menyisakan ribuan kenangan yang tak akan pernah habis ditelan waktu. Setelah mampu menjadikan kami bertekad menjadi sosok serupa dirinya yang tak pernah tergantikan sosok manapun di dunia kami.
Akhirnya dia yang kini menggantikan Abah terbaring dihadapan kami. Di sudut ruang, dalam kepiluan kami yang menyaksikan sosoknya menjemput kedamaian. Tak lagi ada tangis, semua tertahan sebagai hadiah atas pesan penting yang mama sampaikan sebelum nafas itu tertahan dan terlepas dari raganya. "Kami ikhlas mah.... ".
3 oktober 2016, sebagai saksi kepiluan yang berusaha kami balut dengan kekuatan.
Demi mama dan kekuatan yang juga pernah mama tunjukkan sepuluh tahun silam..
Selamat jalan mah, bah....
Damai dan kebahagian sesungguhnya kalian adalah disana, di sisiNya dan bersamaNya.
Dan lihat, sosok mungil pengganti kehadiran kalian mengisi kesepian kami, menghiasi dan semakin menyembunyikan kepiluan kami. Ia hadir di tengah riuh jiwa-jiwa yang mensyukuri skenario terbaik Allah yang menghiasi kehidupan kami di penghujung tahun ini.
IQ ATHWAL RAJA adalah kebahagiaan yang Allah hadirkan selepas kepiluan.
Fabiayyiala i robbikuma tukadziban
"Maka nikmat tuhanmu yang mana yang kau dustakan"

Widya Bahri . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates